TANGGAPAN Buku “Membangun generasi mendatang” DAN buku “Education that is Christian”

 

                                                                                    Tanggapan:

Tanggapan saya sebagai pembaca terhadap Buku “Membangun generasi mendatang” yang di tulis oleh Robert M. Solomon, ialah menurut saya buku ini sangat bagus untuk kalangan orang tua Kristiani terkhusus bagi keluarga yang baru memiliki buah hati “anak”, karena didalam buku ini membahas secara detail dan Alkitabiah tentang bagaimana seharusnya mengasuh atau mendidik seorang anak, bahkan di mulai ketika ia lahir di dunia ini. akan lebih baik lagi jika setiap orang tua membaca buku ini bahkan sebelum anak kita hadir di dunia ini. sehingga, jauh sebelum Tuhan memberikan kita berkat keturunan ditengah keluarga kita telah memiliki pemahaman yang benar tentang bagaimana mengasuh anak yang di berikan oleh Tuhan.

Bagi sebagian orang menjadi orang tua yang baru bukanlah hal yang mudah, tentunya karena belum memiliki banyak pengalaman menjadi salah satu alasan bahkan bisa saja membuat keadaan seseorang menjadi stress. Namun, melalui buku ini setiap orang tua disadarkan bahwa kita sebagai orang tua memiliki Bapa yang kekal dan sempurnah. Di mana Bapa kita yaitu Allah sendiri tahu bagaimana cara memenuhi janji-janji-Nya karena ia Allah yang setia, kemudian Ia tahu cara memelihara setiap anak-Nya, cara menuntun, mendisiplinkan serta Ia juga Allah yang akan membantu kita sebagai orang tua untuk mengasuh anak yang ia berikan bagi setiap kita atau keluarga.

Secara keseluruhan buku ini mengajarkan setiap orang tua untuk meneladani Allah sebagai Bapa yang sempurna dalam memberikan asuhan atau memberikan pola asuh. Karena, sebagai orang tua di dunia ini memiliki anak berarti memiliki tanggung jawab untuk mendidik seorang anak agar tidak hanya berhasil dalam dunia ini tetapi lebih utama memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan. Dalam setiap penjelasan penulis buku ini terlebih dahulu memberikan narasi yang mempermudah pembaca untuk memahami setiap poin yang ingin penulis sampaikan kepada pembaca.

Selain memberikan cara asuh yang Alkitabiah, buku ini juga memperlengkapi setiap orang tua tentang bagaimana cara menghadapi setiap tantangan dalam mengasuh anak, kemudian ada juga masukan-masukan tentang konseling keluarga dan mengarahkan setiap orang tua agar selalu mengandalkan Tuhan serta berdoa untuk keluarganya secara khusus anak-anak yang diasuhnya.

Sebagai kesimpulan dari tanggapan ini ialah mengasuh anak tidak bisa hanya mengandalakan pengetahuan atau pengalaman kita semata. Namun, diatas semuanya itu andalkanlah Tuhan yang merupakan sosok orang tua yang sempurna dan penuh keteladan.

 

                                                                                    Tanggapan:                                                       Tanggapan saya terhadap buku “Education that is Christian”  yang ditulis oleh Lois E. Lebar ialah meskipun buku ini merupakan buku terjemahan dan pada awalnya diterbitkan di Amerika tetapi menurut saya buku ini masih sangat relevan bagi pembaca di belahan dunia manapun.

Tidak jauh berbeda dari buku-buku pendidikan Kristiani lainnya buku ini juga memberikan penjelasan tentang komponen-komponen dalam pendidikan baik tujuan mengajar, metodenya, materinya, proses pembelajarannya bahkan sampai bagaimana menyusun kurikulum yang Alkitabiah.M

Menurut saya buku ini dapat menjadi salah satu buku pegangan bagi pengajar-pengajar Kristen agar bisa menerapkan berbagai metode pengajaran yang Alkitabiah yang diambil dari tokoh-tokoh Alkitab secara khusus dari Tuhan Yesus sendiri.

Buku ini juga mempersiapkan seorang pengajar, bahwa pengajar merupakan seorang guru manusiawi yang dipersiapkan Tuhan untuk bekerja sama dengan Guru Yang Ilahi. Sehingga, menjadi pengajar artinya menjadi perpanjangan tanggan Tuhan yang harus dipenuhi oleh Roh kudus baik di dalam dirinya maupun di dalam proses mengajarnya.

Ada banyak teladan yang dapat dipelajari dari tokoh-tokoh Alkitab dan secara luas buku ini menjelaskan tentang sang guru agung yaitu Tuhan Yesus sendiri tentang bagaimana pola pengajarannya. Namun, buku ini juga mejelaskan tentang pola-pola pendidikan dari tokoh-tokoh pendidikan lainnya yang juga meneladani Tuhan dan telah membawa dampak dalam dunia pendidikan di dunia ini, tokoh-tokoh tersebut seperti John Dewey dan lainya.

Kesimpulan dari tanggapan ini ialah jadilah guru atau pengajar yang dipenuhi Roh kudus, meneladani Tuhan serta menjalankan metode-metode yang Alkitabiah atau rohani dalam mendidik seorang anak didik. Karena, seorang pengajar Kristen secara khusus bukan hanya mengajar untuk meningkatkan akademis seseorang tetapi membimbing seseorang atau anak didik memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan dan pada akhirnya sama-sama baik pendidik maupun peserta didik dibangun dalam Tuhan serta bertumbuh imannya kepada Tuhan yang benar yaitu Tuhan Yesus Kristus.













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Pelayanan Praktek 1 Tahun di GKII (Gereja Kristen Injili Indonesia) Jemaat Curup

kumpulan renungan warta jemaat GKII PLG Oktober 2017

Kumpulan Renungan Semester X Part 4 (STTIP)