Postingan

Kumpulan Renungan Semester X Part 7 (STTIP)

MENEPATI JANJI 2 Samuel 9:1-12 Ketika Daud masih menjadi prajurit Saul ia menjalin persahabatan dengan Yonatan. Hingga pada akhirnya mereka harus berpisah karena Saul ingin membunuh Daud. Daud dan Yonatan tetap bersahabat bahkan mereka mengikat janji dalam persahabatan itu. Meskipun pada nats ini Daud telah berhasil menjadi raja Israel. Daud tidak melupakan janjinya kepada Yonatan justru ia menepati janjinya. Bagaimanakah cara Daud menepati janjinya kepada Yonatan? 1.       Dengan mencari keturunan Saul demi Yonatan (ay 1-4). Cara pertama yang dilakukan oleh Daud untuk menepati janjinya ialah mencari keturunan Saul yang masih hidup. Tindakan Daud ini menunjukan bahwa ia aktif untuk menepati janjinya. Ia menunjukan integritasnya, sehingga apa yang dikatakannya sesuai dengan yang dilakukannya. Daud berkata bahwa ia ingin menunjukan kasihnya kepada keturunan dari Saul. Menunjukan kasih dapat pula diartikan menunjukan kebaikan atau kesetiaan (חסד checed (...

Kumpulan Renungan Semester X Part 6 (STTIP)

PENGHALANG MENERIMA JANJI ALLAH Bilangan 20: 2-13 Musa dan Harun pada akhirnya tidak menerima janji Allah. Mereka tidak dapat memimpin umat Israel untuk memasuki tanah perjanjian yaitu Kanaan. Hal ini terjadi ketika umat Israel bersungut-sungut tentang air. Mengapa Musa dan Harus tidak menerima janji Allah? 1.       Karena, mereka tidak mengikuti perintah Tuhan dengan cermat ( ay 7-11 ). Musa dan Harun harus menerima hukuman Tuhan kepada mereka untuk memimpin bangsa Israel memasuki tanah Kanaan. Muda merupakan pemimpin rohani umat Allah yang dipakai Allah untuk menerima hukum Taurat. Hal tersebut menuntut Musa memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk mentaati perintah Tuhan karena kedudukan dan pengarunnya lebih besar (bdg Yak 3:1). Namun, pada kenyataannya Musa maupun Harun telah gagal mengikuti perintah Tuhan dengan cermat. Di ay 8 Tuhan telah memberikan perintah kepada mereka tentang apa yang harus mereka katakan dan lakukan tetapi pada kenya...

Kumpulan Renungan Semester X Part 5 (STTIP)

YUSUF DALAM PANDANGAN FIRAUN Kejadian 41: 37-19 Mimpi Firaun telah membuka jalan bagi Firaun megenal Yusuf dan mengenal Allah yang kepada-Nya Yusuf menyembah. Pada waktu itu Firaun mendapatkan mimpi yang membuat hatinya gelisah (Kej 41:8), akhirnya ia menyuruh seluruh orang yang ahli di Mesir untuk menerangkan arti dari mimpinya tersebut namun tidak ada seorangpun yang bisa. Pada akhirnya melalui seorang juru minuman yang pernah diartikan mimpinya oleh Yusuf, Firaun pun diperkenalkan kepada Yusuf. Singkat cerita Yusuf mampu menerangkan arti mimpi tersebut serta memberikan nasehat sederhana kepada Firaun. Melalui peristiwa ini Firaun memiliki pandangan yang berbeda terhadap Yusuf. Siapakah Yusuf dalam pandangan Firaun? 1.       Seorang yang penuh dengan Roh Allah (ay 38). Firaun dengan bijaksana menilai Yusuf sebagai seorang yang penuh dengan Roh Allah dan bahwa tidak akan mungkin dapat menemukan orang lainnya seperti Yusuf. Kata Roh dapat pula diartika...